WARUNG SEHAT DESA

Meskipun telah banyak kemajuan dalam Pembangunan Kesehatan, Indonesia masih dihadapkan pada permasalahan yang cukup besar, berat dan kompleks. Disparitas status kesehatan dan gizi masyarakat antar wilayah dan antar tingkat sosial ekonomi, dan gender masih tinggi, yang umumnya disebabkan karena akses pelayanan kesehatan yang berkualitas belum memadai.
Akses pelayanan kesehatan yang berkualitas belum memadai itu dapat disebabkAn :1) karena tidak tersedianya fasilitas kesehatan akibat keadaan. geografik, 2) karena masyarakat tidak mampu membayar biaya pelayanan kesehatan dan. 3) mindset yang belum bisa menerima jenis pelWarung sehat desa adalah merupakan model bisnis kemitraan antara desa pengusaha, dan suatu event organiser, yang mengkoordinir bisnis ini agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Untuk mewujudkan hal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas (DKK) menggandengan perusahaan obat PT Kalbe Farma akan melakukan louncing
“WARUNG SEHAT DESA” di Kecamatan Banyumas tanggal 1 Juni 2010 sebabag pilot projek. Dalam acara tersebut akan dihadiri oleh seluruh Bidan Desa, Ibu Posyandu, Perangkat Desa yang dikordinir oleh Kecamatan dan Puskesmas Banyumas.
Dalam acara tersebut juga akan dimeriahkan oleh Para Trainer Sofe Skill DKK Banyumas yaitu Dr. Widayanto, M.Kes (Ka.Dinkes dan Master NLP) dan Ronin Hidayat, M.Kes (Trainer HRD,) serta Fredi (Kalbe Farma). Bagi Anda yang berminat menyelenggarakan Warung sehat desa di wilayah Banyumas bisa menghubungi sdr. Angger Warastri, SKM., M.Kes (staf ahli Kadinkes)
Keterbatasan desa dalam permodalan di bantu oleh pengusaha dengan memberikan bantuan barang dagangan dan bimbingan pemasaran.
WARUNG SEHAT DESA
Visi pembangunan kesehatan yaitu „Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan“
Misi pembangunan kesehatan yaitu:
1)Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani;
2)Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan;
3)Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan;
4)Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik.

Sasaran strategis pembangunan kesehatan tahun 2010 – 2014 yang telah ditetapkan yakni:
1)meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat,
2)menurunnya angka kesakitan akibat penyakit menular;
3)menurunnya disparitas status kesehatan dan status gizi antar wilayah dan antar tingkat sosial ekonomi serta gender;
4)meningkatnya penyediaan anggaran publik untuk kesehatan;
5)meningkatnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat;
6)terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan strategis di daerah DTPK;
7)pengendalian penyakit tidak menular di seluruh provinsi; serta
8)pelaksanaan SPM di seluruh kabupaten/kota.
Dasar hukum pelaksanaan warung sehat desa
1.UUD ’45
2.UU 36 / 2009
3.Arahan Presiden RI mengenai landasan kerja KIB II, ttg perlunya parubahan paradigma pembangunan kesehatan
4.Inpres 1 dan 3 / 2010
5.Arahan Menkes pada Rakerkesnas Jakarta 5 Mei 2010
6.Pertemuan Pengembangan Kemitraan dalam pengembangan desa siaga provinsi jawa tengah di Salatiga
7.Pertemuan Pengembangan Kemitraan dalam pengembangan desa siaga Kabupaten Banyumas, tanggal 12 Mei 2010

Warung sehat desa adalah merupakan model bisnis kemitraan antara desa pengusaha, dan suatu event organiser, yang mengkoordinir bisnis ini agar berjalan sesuai dengan yang diharpkan.
Keterbatasan desa dalam permodalan di bantu oleh pengusaha dengan memberikan bantuan barang dagangan dan bimbingan pemasaran.

JENIS BISNIS : Membangun system kesejahteraan bersama
MANFAAT :
a. Adanya warung sehat desa yang dimiliki oleh desa.
b. Tersedianya obatan bebas di desa.
c. Tersedianya barang-barang kebutuhan sehari-hari yang diperlukan oleh masyarakat
d. Promosi/Pendidikan kesehatan secara terus menerus, sehingga masyarakat akan lebih mengerti dan mengaplikasikan PHBS.

HAL-HAL YANG HARUS LAKUKAN:
1. Desa menyiapkan warung sekaligus penanggung jawab “warung sehat desa“
2. Tiap desa yang siap akan diberikan modal berupa obat-obatan (daftar obat bebas), yang dijual dengan harga sesuai harga pasar (tidak lebih dari HET:harga eceran tertinggi) dan juga akan diusahakan kemungkinan barang2 lain.
3. Penanggungjawab warung pengadministraikan penjualan dan mencatat penerimaan dan pengeluaran obat dan juga penrimaan dan pengeluaran uang,
4.Tiap item obat/barang yang dijual warung sehat mendapat keuntungan antara 5 s/d 10 %
5.Penyuluhan kesehatan akan lebih sering dilakukan dengan memanfaatkan dana promosi.
6.„Warung sehat desa“ bekerja sama dengan „EO (event organization) SW“, sebagai pemilik sistem (sekaligus yang bertanggung jawab untuk kelancaran barang dan promosinya)
7.Warung desa bekerja sama dengan distributor obat/barang,
8.Obat/barang dikirim oleh distributor langsung ke warung sehat desa, untuk dijual. Bila ada pemesanan maka „warung sehat desa“ memesang langsung ke distributor dengan tembusannya ke „EO (SW)“.
9.„EO (SW)“ akan memantau harga pasar, obat dan barang dijual, dan menginformasikan harga kepada „warung sehat desa“ sehingga obat/ barang akan selalu dijual sesuai dengan harga pasar.
Nilai-nilai yang dibangun
1.pro rakyat, mestinya kepentingan rakyat selalu didahulukan;
2.responsif. Artinya tanggap terhadap kebutuhan permasalahan di daerah tersebut, tanggap terhadap situasi kondisi setempat, sosial budaya dan kondisi geografis.
3.inklusif, artinya seluruh komponen masyarakat diminta berpartisipasi aktif.
4.efektif, artinya mampu mencapai apa yang ditargetkan, dan bila mungkin bersifat efisien pula.
5.bersih bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme

JENIS BISNIS : Membangun system kesejahteraan bersama
MANFAAT :
a.Adanya warung sehat desa yang dimiliki oleh desa.
b.Tersedianya obatan bebas di desa.
c.Tersedianya barang-barang kebutuhan sehari-hari yang diperlukan oleh masyarakat
d.Promosi/Pendidikan kesehatan secara terus menerus, sehingga masyarakat akan lebih mengerti dan mengaplikasikan PHBS.

HAL-HAL YANG HARUS LAKUKAN:
1. Desa menyiapkan warung sekaligus penanggung jawab “warung sehat desa“
2. Tiap desa yang siap akan diberikan modal berupa obat-obatan (daftar obat bebas), yang dijual dengan harga sesuai harga pasar (tidak lebih dari HET:harga eceran tertinggi) dan juga akan diusahakan kemungkinan barang2 lain.
3. Penanggungjawab warung pengadministraikan penjualan dan mencatat penerimaan dan pengeluaran obat dan juga penrimaan dan pengeluaran uang,
4. Tiap item obat/barang yang dijual warung sehat mendapat keuntungan antara 5 s/d 10 %
5. Penyuluhan kesehatan akan lebih sering dilakukan dengan memanfaatkan dana promosi.
6. „Warung sehat desa“ bekerja sama dengan „EO (event organization) SW“, sebagai pemilik sistem (sekaligus yang bertanggung jawab untuk kelancaran barang dan promosinya)
7. Warung desa bekerja sama dengan distributor obat/barang,
8. Obat/barang dikirim oleh distributor langsung ke warung sehat desa, untuk dijual. Bila ada pemesanan maka „warung sehat desa“ memesang langsung ke distributor dengan tembusannya ke „EO (SW)“.
9. „EO (SW)“ akan memantau harga pasar, obat dan barang dijual, dan menginformasikan harga kepada „warung sehat desa“ sehingga obat/ barang akan selalu dijual sesuai dengan harga pasar.
Nilai-nilai yang dibangun
1. pro rakyat, mestinya kepentingan rakyat selalu didahulukan;
2. responsif. Artinya tanggap terhadap kebutuhan permasalahan di daerah tersebut, tanggap terhadap situasi kondisi setempat, sosial budaya dan kondisi geografis.
3. inklusif, artinya seluruh komponen masyarakat diminta berpartisipasi aktif.
4. efektif, artinya mampu mencapai apa yang ditargetkan, dan bila mungkin bersifat efisien pula.
5. bersih bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme
ayanan yang

5 Tanggapan to “WARUNG SEHAT DESA”

  1. dr.ganteng Says:

    mantabbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbb

  2. Suko Tri Narno Says:

    Selamat dan sukses untuk Jajaran Dinkes Banyumas dengan segala inovasi dan tingginya kualitas SDM, Mudah2an Warung Sehat desa ini semakin meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa….

  3. Wah……. selamat ya atas dibukanya warung sehat Desa, ayo siapa Nyusul…?
    Satu harapan aku adalah bahwa bisnis ini bisa kontinue, dan bila ingin terus meningkatkan keuntungan, maka jalan terbaik adalah dengan secepatnya membuka out let 2 baru berupa WARUNG DESA SEHAT yang lain. Jangan menambah dan meningkatkan modal di satu outlet saja.
    sekali lagi selamat buat P wied.

  4. Adi Arianto Says:

    Selamat atas dibukanya Warung Sehat Desa dan saya mengucapkan selamat pula kepada Bpk. dr. Widayanto, M.Kes beserta tim kreatifnya.

    Setelah membaca artikel ini, saya sangat tertarik untuk dapat mendirikan Warung Sehat Desa di daerah saya yaitu di Perumahan Sapphire Regency, Kober Kec. Purwokerto Barat, kalau di daerah kami diijinkan perlu disampaikan bahwa nantinya Warung Sehat Desa tersebut tidak hanya untuk melayani komplek Sapphire Regency saja tetapi lebih dikedepankan bagi warga sekitar kami di luar Sapphire Regency yang kami anggap sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan yang murah.

    Apabila diijinkan ada Warung Sehat Desa tersebut maka jalinan hubungan kemasyarakatan antara warga Sapphire Regency dengan warga asli dapat terjalin dengan baik dan lebih hangat karena telah mencoba membantu sebagian kebutuhan warga sekitar Sapphire Regency.

    Mohon konfirmasinya, karena akan kami bawa dalam rapat RW, dan smoga terkabul permintaan kami.

  5. F, Hikam Says:

    Wah,,,luar biasa Kang Bawor, bisa aja menggandeng KALBE FARMA, nganggo jurus apa kuwe…? Lhaaaaaa kuwe…!
    Aqu acubgkan kan jempol dua atas kesuksesan Kaang Ronin, Dr Widayanto, dan Kang Fredy (Kalbe F). SUUUKSES atas acaranya dg meriah dan yang hadir sampai 200 orang , jare ndadak 2 hari….dan Terima kasih Din.Kes Banyumas atas louncingnya WARUNG SEHAT DESA di Kec. Banyumas dan Semoga Para Pejabat lainnya dapat kreatif atau lebih . Good Luc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: