AMANKAH”JAJANAN” ANAK SEKOLAH

Pengawasan anak sekolah di jaman sekarang terhadap jajanan atau sarapan pagi yang dikonsumsi telah bergeser dari rumah menuju sekolahan murni. Mereka(orang tua) “menyulap dapur” dengan uang saku sebagai bekal/ganjal perut selama di sekolah. Sebagian besar orangtua merasa nyaman dan aman bila anak-anak mereka dapat menghabiskan uang saku untuk membeli makan, “Yang penting Si Doni mau makan dan tak kelaparan” kata Bu Yanti yang sedang nunggu anaknya pulang sekolah. Yang menjadi pertanyaan Anda dan Kita semua “AMANKAH jajanan Sekolah yang dikonsumsi oleh anak Kita..? Jajanan Anak Sekolah (PJAS) berdasarkan pengawasan rutin yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam lima tahun terakhir (2006-2010) menunjukkan, sebanyak 40-44 persen jajanan anak di sekolah tidak memenuhi syarat keamanan pangan.

Sejak tanggal 13 – 16 Maret 2011 Bidang SDK Dinas Kesehatan Banyumas telah melakukan pengambilan sampling jajanan sekolah yang di jual di sekitar SD Kota Purwokerto untuk dilakukan pengujian makanan di Lab.Kes. Masing-masing SD diambil 4 sampel Jananan. Kegatan tersebut juga telah direspon oleh Balai POM Semarang dengan ditindaklanjuti pd tanggal 12 April 2011, pemeriksaan dan penyuluhan keamanan pangan/Jajan dibeberapa Kabupaten untuk wilayah Balingmacakeb secara serempak. Hasil sementara yang dilakukan DKK Banyumas bahwa Ada beberapa jajanan Sekolah yang dicuragai “mengandung zat pengawet, zat kimia pewarna” yang sangat berisiko negatif terhadap kesehatan Anak.
Sementara itu, berdasarkan pengambilan sampel pangan jajanan anak sekolah di 6 ibu kota provinsi (DKI Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya), ditemukan 72,08 persen yang positif mengandung zat berbahaya.
Jajanan di sekolah tersebut mengandung bahan berbahaya yang dilarang digunakan untuk pangan seperti formalin, boraks, zat pewarna rhodamin B dan methanyl yellow. Selain bisa menimbulkan reaksi akut berupa alergi, batuk, diare, atau keracunan, dalam jangka panjang bahan berbahaya yang masuk ke dalam tubuh itu bisa terakumulasi dan mencetuskan kanker.
Data pengujian mutu kimia dan mikrobiologi yang dilakukan BPOM pada jenis makanan yang termasuk dish menu (olahan beras, olahan mi dan bihun, olahan daging, unggas, ikan, telur, serta olahan sayur) menemukan 12.98 persen mengandung formalin, boraks 9,74 persen, bakteri S aureus melebihi batas 32,61 persen, dan 45,8 persen memiliki nilai total bakteri (ALT) melebih batas. Sedangkan pada makanan ringan (aneka gorengan, chips, roti, wafer, permen, dan sebagainya) ditemukan 16,6 persen yang mengandung formalin, 22,78 persen memiliki nilai ALT melebihi batas, dan 15,56 sampel mengandung S aureus melebihi batas. Untuk minuman es, ditemukan 69,3 persen sampel yang mengandung E coli melebihi batas yang ditentukan.
Menyikapi temuan ini, Badan POM telah mencanangkan “Gerakan Menuju PJAS yang Aman, Bermutu, dan Bergizi”. Pencanangan ini mendapat dukungan dari Wakil Presiden Boediono dan telah dilakukan bertepatan dengan Hari Ulang
Untuk itu di himbau pada semua orang tua, Waspadailah dan monitoring Jajanan yang di beli dan dikonsumsi anak kita di sekolah. Keamanan jajanan sekolah untuk tidak dipersepsikan menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan atau Balai POM semata, tetapi Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah dan Orang tua murid harus mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap keamanan jajanan sekolah.

2 Tanggapan to “AMANKAH”JAJANAN” ANAK SEKOLAH”

  1. atikel ini perlu disebarluaskan, saya juga khawatir dengan anak-anak kita yang setiap hari jajan dilingkungan sekolah, perlu kajian lebih lanjut jajanan yg ada dilingkungan sekolah, thanks

  2. Mahasiswa Kesmas UNSOED Says:

    waaah skarang jajanan anak sekolah makin tak terkontrol..smakin banyak ragamnya smakin banyak pula bahan pengawetnya…
    efek bahan pengawet jaman sekarang smakin menggila saja…ada yg jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang…
    perlu adanya penanganan yg cepat dan tepat untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa….
    kayaknya tema untuk hari anak sedunia nanti “amankan generasi bangsa…bebaskan anak dari makanan berbahaya”…
    hohohoohoo

    situs DKK ini sangat baik manfaatnya buat sarana informasi masyarakat banyumas bahkan seluruh indonesia…informasinya juga update terus…alangkah bagusnya kalo situs ini lebih dikembangkan…tidak dalam versi blog,,tetapi dalam versi official sites…
    hohoo maaf yah pak admin…

    smangat buat pak admin lah…
    maju trus DKK Banyumas !!
    wujudkan Banyumas Sehat 2015 !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: